My Scholarship Journey (Beswan Djarum)

Halo, readers. Ngomongin pengalaman mendapatkan beasiswa, kali ini saya pingin share ke kalian mengenai pengalaman saya dari awal perekrutan hingga selama jadi Beswan Djarum. Selain Beswan, sebelumnya saya sempat mendapat beasiswa prestasi dari DIKTI, tapi di postingan ini khusus akan saya bahas beberapa hal mengenai Beswan saja ya.

Akhirnya ada waktu nge-blog juga ya setelah sekian lama, akhir-akhir ini saya lagi sibuk KKN dengan beberapa teman sekampus di salah satu pedesaan di kota Semarang. Kemarin tanggal 25 September 2016 ada sebuah acara penyambutan Beswan Djarum angkatan 32 Semarang di kantor RSO Djarum Semarang, itu artinya sudah jelas ya bahwa saya dan teman-teman Beswan Djarum angkatan 31 resmi P-U-R-N-A. Hiks.

Kemudian saya berinisiatif untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada teman-teman semua sekaligus throwback setahun silam bersama teman-teman beswan, karena saya pikir apa gunanya banyak ilmu dan pengalaman tapi tidak bisa sharing dan bermanfaat bagi orang lain.

Setahun lalu, saya bersama sekitar 15ribu lebih mahasiswa dari seluruh penjuru nusantara mendaftar dan melakukan seleksi untuk mendapatkan bantuan dana pendidikan dari Djarum Foundation Bakti Pendidikan. Singkat cerita, terpilihlah 522 mahasiswa/i termasuk saya dari universitas-universitas unggulan di seluruh penjuru negeri untuk duduk bersama di dalam sebuah naungan achievement ini. Saya masih ingat bagaimana senangnya saya dan sangat tidak saya sangka jalan saya akan dilancarkan oleh Tuhan. Ternyata jadi Beswan Djarum saya mendapatkan banyak hal yang nilainya jauh lebih berharga dibanding uang, banyak sekali pengalaman langka yang saya dapat dan bertemu teman-teman hebat.

Eits, tapi tidak semudah itu untuk mendapatkan semua itu. Pertama-tama, bagi teman-teman yang penasaran apa itu Djarum Beasiswa Plus dan apa saja sih yang bisa kita dapatkan di sana? silakan bisa visit ke website kami http://www.djarumbeasiswaplus.org.

Segala informasi lengkap tertera di sana, dari mulai syarat menjadi pendaftar beasiswa unggulan ini hingga profil alumni bisa dilihat di sana.

Jadi untuk segala informasi yang dibutuhkan terkait syarat dan ketentuan bisa teman-teman lihat di website tersebut, namun saya akan sedikit bercerita apa saja yang harus di-prepare.

Oh ya, syarat utama Beswan kamu harus semester 4 ya. Ada beberapa tahapan dalam seleksi Beswan Djarum: Daftar online, seleksi administrasi (kelengkapan berkas), tes tertulis, tes FGD (tahun 2016 Djarum Foundation tidak menerapkan FGD lagi melainkan suatu teknik lain yang menarik dan surprise tentunya), lalu kemudian tahap interview, dan final.

Pertama, NIAT, SIAP MENTAL, DAN PERCAYA DIRI.

Diniati dari hati dan kamu harus PD. Kalau dari awal langkahmu maju mundur akan sulit melangkah ke langkah-langkah berikutnya. Kalau bukan diri kamu yang percaya dengan kemampuanmu, lalu siapa lagi?

Kedua, PERSIAPKAN DOKUMEN LENGKAP.

Siapkan kelengkapan persyaratan yang diwajibkan untuk dilampirkan. Kebetulan, karena kemarin ketika perekrutan Beswan 32 saya diamanahi untuk menjadi salah satu dari sekian panitia perekrutan, jadi setidaknya saya sedikit mengerti tahapan-tahapan seleksi ini di mata penyeleksi, tapi tetap saja yang berhak menyeleksi dan menentukan lolos tidaknya adalah dari orang-orang pusat.

Untuk berkas usahakan lampirkan yang memang benar-benar dibutuhkan dan memang memiliki nilai plus, kemarin ada yang melampirkan rekening listrik segala macam, padahal sama sekali tidak dinilai. Untuk beasiswa ini memang juga tidak perlu melampirkan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) jadi bagi kamu yang berprestasi dan dari keluarga yang cukup sehingga tidak bisa mengurus surat itu dan ingin mengembangkan diri bersama Betidak perlu khawatir ya, beasiswa ini tidak menutup kemungkinan untuk siapapun yang ingin bergerak maju dan punya keinginan yang tinggi untuk menjadi sosok yang lebih baik.

Bicara soal berkas ini cukup banyak sih sebenarnya, nggak mau spoiler sih niatnya, cuma memberi gambaran saja. Jika kamu mahasiswa berprestasi dengan piagam-piagam kejuaraan individu yang bejibun, wah boleh banget nih dilampirin.

“Kalau punyanya satu doang gimana?”

Lampirin aja! dan sertifikat keaktifan kepanitiaan juga penting ya, teman-teman. Kalau peserta mah semua orang juga bisa jadi peserta, tapi kalau panitia, tidak semua orang bisa meng-handle kegiatan ya, dan sertifikat kepanitiaan ini setahu saya sih sifatnya wajib ya. Kalau punya banyak, saranku lampirin aja semua, masalah penilaian itu biar jadi urusan panitia. Ya, asal kayak yang saya bilang di atas, yang memang tidak dibutuhkan nggak perlu dilampirkan, nanti malah bikin repot panitia penyeleksi.

Ke-tiga, CEK ULANG.

Setelah dokumen semua lengkap, pastikan kamu cek ulang deh, jangan jadi manusia DL-ers (Deadliners) ya, semua hal harus kamu pastikan jauh-jauh hari dengan matang biar hasilnya juga matang.

“Lalu apa IPK harus tinggi banget?”

Nggak juga, IPK sesuai dengan yang disyaratkan, biasanya IPK mininum yang disyaratkan adalah 3.00. Apabila IPK kamu 3.01 pun nggak masalah, asalkan seluruh kelengkapan dokumen kamu sudah memenuhi persyaratan. Tolok ukur kecerdasan seseorang bagiku nggak melulu soal IP sih, tapi yang namanya orang kuliah ya setidaknya usahakan IP dibagusin ya, hehe.

Intinya sekecil apapun dokumen itu semisal pass photo pun harus dilengkapi ya, jangan sampai sudah nilainya bagus, keaktifannya juga baik, lalu piagam penghargaan bejibun, eh kelupaan menyertakan fotocopy KTM. Beruntunglah kalau panitia mau berbaik hati menghubungi, tapi nggak jamin juga karena berkas yang dicek banyak sekali.

Kamu harus tahu, dokumen yang terkumpul di satu regional saja sudah ribuan, jadi bisa dong bayangin kami panitia penyeleksi harus buka amplop dokumen yang ribuan tersebut satu per satu, dari satu universitas ke universitas yang lain. Kebetulan regional Semarang adalah tempat berkumpulnya dokumen dari Semarang, Salatiga, Solo, dan Jogja.

Kalau kamu sudah dinyatakan lolos tahap administrasi ini, kamu wajib berbangga karena secara administrasi kamu memenuhi. Tapi jalanmu masih saaaangat panjaaang, tapi setidaknya kamu sudah mendobrak satu pintu dan bersiap mendobrak pintu yang lain yang lebih besar.

Ke-empat, PREPARE TES TERTULIS

Biasanya jenis tes yang akan diujikan adalah TPA (Tes Potensi Akademik), psikotest bisa berupa tes menggambar dan wartegg tes. Kamu bisa mulai cari referensi dari jauh-jauh hari ya.

Men, kalian harus tahu di dunia ini emang ada istilah instant tapi yang berproses itu lebih nikmat dan goal-nya pasti memuaskan. Kalau kamu pakai sistem SKS (Sistem Kebut Semalam) kamu bakal kerepotan sendiri bukan hanya karena materi yang bejibun yang pingin kamu garap tapi juga kamu harus menghadapi rasa nervous kamu karena takut pagi keburu menjelang.

Ya, mungkin itu untuk sebagian orang kayak saya, karena saya sadar bukan einstein yang super cerdas, saya mahasiswa biasa yang butuh proses buat ngedapetin sesuatu jadi saya belajar. Kalau pengalaman saya, dulu saya sempat belajar dalam satu minggu itu rutin tiap malam saya mengerjakan TPA dan saya batasi waktunya, saya melatih otak saya untuk terbiasa dipresure waktu biar nanti di ruang tes juga nggak kaget. Tapi alangkah lebih baiknya jangan H-seminggu ya belajarnya, alangkah lebih memuaskan kalau kamu belajar jauh-jauh hari atau bisa dari sekarang untuk mempersiapkan Beswan tahun depan.

Saya biasanya dapat instrumen TPA dari google, banyak kok, asal kamu rajin cari aja jangan cuma nanya ke senior atau ke teman ya. Usahakan aktif sendiri untuk cari informasi dan referensi karena itu akan baik buat kamu ke depannya.

Ke-lima, HARI H TES TERTULIS.

Ketika hari tes tiba, sebaiknya kamu berangkat sebelum jam yang tertera di undangan, semisal di undangan kamu diharuskan sampai di lokasi jam 08.00, setidaknya jam 07.30 kamu sudah berada di sana. Untuk apa? untuk memantau lokasi yang akan dijadikan arena tempur kamu, kamu juga bisa mulai menyesuaikan diri dengan suasananya dan saya yakin, pasti teman-teman lain juga sudah banyak yang datang sebelum jam tes dimulai, jadi kamu bisa tuh mulai menyusun strategi meningkatkan rasa percaya diri kamu dari melihat dan mengenal teman-teman yang juga mengikuti seleksi ini.

Sebaiknya kamu siapkan segala keperlun yang memang seharusnya kamu siapkan, jangan sampai lupa juga mencetak kartu tes ya.

Ke-enam, TENANG DAN RILEKS.

Usahakan jangan biarkan otak kamu terpengaruh dengan orang-orang di sekelilingmu dan menjadikan itu mood breaker. Gak boleh unmood ya. Kadang saat melihat orang yang tampilan luarnya menarik dan looks smart gitu akan muncul perasaan kayak…

“Wah gue bisa gak ya? dia kok keliatan lebih kece dari gue, kayaknya dia lebih pinter dari gue.”

NO NO NO! gak boleh gitu ya. Singkirkan persepsi macam itu dari kepala Anda sekalian. Semua manusia itu pada dasarnya pintar, masing-masing kita membawa keunikan dan kelebihan yang berbeda-beda. Anak Beswan itu cenderung unik-unik loh dari kacamataku, mereka punya karakter kuat dan passionate. Jadi kamu harus percaya diri!

Kemudian yang ke-berapa ya-tujuh ya?

Okay yang ke-tujuh, JANGAN LEWATKAN SATU SOAL PUN.

Kerjakan semua soal dengan penuh keyakinan ya, usahakan jangan sampai ada satupun yang terlewat karena setahu saya sih di sini nggak ada sistem nilai minus untuk soal yang salah. Jadi pastikan semua soal terjawab karena itu akan sangat membantu kamu. Kalau kamu rajin latihan, pasti mata-tangan-dan otak kamu bakal terbiasa ngadepin soal-soal ini dan lancar jaya deh jawabnya. Saat mengerjakan jangan tengok kanan kiri, PD aja sama jawaban kamu. Lebih puas kalau usaha sendiri karena belum tentu juga teman kamu benar, dan juga kamu dibatasi waktu dan mana sempat tengok-tengok.

Okay segitu dulu, ini bakal ada lanjutannya, udahan dulu buat postingan ini karena kepalaku udah mulai nggak mau diajak kerja berat lagi. Hehe I’ll sleep. Thanks for reading, see you soon, readers and leaders!

2 thoughts on “My Scholarship Journey (Beswan Djarum)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s